Klasemen MotoGP

Hasil MotoGP

Arena MotoGP

Recent Posts

Lorenzo: Saya tak punya masalah dengan Rossi

2:10 PM Add Comment
Lorenzo: Saya tak punya masalah dengan Rossi - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo mengaku dirinya tak punya masalah dengan sang tandem, Valentino Rossi walau baru saja sukses merebut gelar dunia tahun ini. Kepada Marca, Lorenzo yakin situasi hubungan mereka akan membaik seiring berjalannya waktu.

Hubungan Rossi dan Lorenzo memang kembali renggang dan tegang sejak MotoGP Malaysia, di mana Rossi menuduh Marc Marquez sengaja 'bermain-main' dengannya demi membantu Lorenzo untuk meraih gelar dunia musim ini.



"Dari pihak saya sih tak ada masalah. Sejauh ini saya baik-baik saja. Kami tak melakukan hal apapun yang harus disesali. Saya menghormati semua rival. Saya yakin ketika semua sudah tenang, tak akan ada masalah lagi antara pebalap di masa depan," ujar Lorenzo dalam jumpa pers FIM Gala hari Minggu (22/11).

Por Fuerapun mengaku hingga kini dirinya masih belum percaya bisa merebut gelar dunia MotoGP yang ketiga, sekaligus gelar dunia kelima sepanjang karirnya di Grand Prix.

"Gelar dunia ini rasanya seperti mimpi, rasanya tak nyata. Begitu banyak hal terjadi, dan kami bertahan sampai akhir. Merebut kemenangan di seri terakhir sangat menyenangkan. Saya tak bisa membayangkan akhir yang lebih seru, dramatis dan indah dari ini," tutup Lorenzo.(Info Motogp)

Lorenzo Yakin Marquez Bakal Lampaui Rekornya

2:08 PM Add Comment
Lorenzo Yakin Marquez Bakal Lampaui Rekornya - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo yakin pebalap Repsol Honda, Marc Marquez akan mampu melampaui rekor jumlah gelar dunianya di kelas tertinggi (GP500/MotoGP) di masa depan, demikian yang dilansir oleh media Italia, Tutto Motori.

Saat ini, Lorenzo yang berusia 28 tahun, mengoleksi tiga gelar dunia MotoGP dan merupakan pebalap Spanyol dengan gelar kelas tertinggi terbanyak. Bila melihat performa Marquez, Lorenzo yakin rekornya akan patah di tangan pebalap berusia 22 tahun itu, yang sudah mengoleksi dua gelar dunia MotoGP.



"Jelas tiga gelar adalah jumlah cukup banyak, dan saya merupakan pebalap Spanyol dengan gelar dunia MotoGP terbanyak. Tapi saya yakin Marc yang berusia 22 tahun, masih punya banyak waktu. Saya yakin ia bisa melampaui rekor saya," ujar Lorenzo.

Meski begitu Por Fuera tak mau ambil pusing, dan mengaku akan menikmati rekornya itu saat ini. Ia bahkan puas pada rekornya yang lain, yakni terus berada di peringkat ketiga besar MotoGP sejak tahun 2009.

"Angka dan statistik memang selalu menunjukkan prestasi seseorang secara signifikan, tapi yang terpenting bagi saya adalah terus berada di posisi puncak selama tujuh tahun," tutup Lorenzo.(Info Motogp)

Bicara soal Perseteruan Rossi-Marquez

2:00 PM Add Comment
Bicara soal Perseteruan Rossi-Marquez - Pebalap legendaris Mick Doohan angkat bicara mengenai ketegangan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez yang terjadi di akhir musim 2015. Menurut Doohan, konflik Rossi dan Marquez wajar.



MotoGP musim ini tidak hanya berjalan menegangkan tapi sekaligus kontroversial menyusul insiden yang melibatkan Rossi dan Marquez. Perselisihan di antara dua pebalap itu dipicu oleh Rossi yang menuduh pebalap Honda Repsol itu membantu Jorge Lorenzo, rekan setim sekaligus rivalnya dalam perebutan titel juara dunia dalam balapan di Australia.

Konflik kedua pebalap mencapai puncaknya di Sepang, Malaysia ketika Marquez jatuh saat berduel sengit dengan pebalap Yamaha itu. Rossi dianggap bersalah karena menyebabkan pebalap lain terjatuh sehingga dijatuhi hukuman yang mempengaruhi peluangnya meraih titel juara di Valencia, Spanyol.

Pada akhirnya, Rossi mesti merelakan titel juara dunia jatuh ke tangan Lorenzo. Namun, drama di balapan pamungkas tidak berhenti di situ karena Rossi kembali menuding Marquez dan kini menyebut dia 'bodyguard' Lorenzo.

Marquez dan Honda berkali-kali membantah sangkaan itu. Namun, hubungan kedua pebalap pascakontroversi ini diragukan akan bisa pulih.

"Tidak ada batas yang dilanggar. Balapan adalah balapan dan ini adalah hal yang sama di era saya di mana Anda mendorong dan menyenggol orang-orang di sekitar Anda," ucap pembalap yang meraih lima titel juara dunia 500 cc dengan Honda itu kepada Crash.net.

"Ini bulan lah tari balet dan ini adalah kompetisi yang sengit karena ada banyak yang dipertaruhkan, baik kedua pebalap yang sedang terlibat dalam pertarungan gelar juara maupun pebalap-pebalap yang berhasrat memenangi sebuah balapan dan tidak ada dari mereka yang ingin kehilangan kemenangan. Itu membuat tontonan yang menarik, bahan bacaan yang hebat, dan hiburan yang hebat pula. Begitulah MotoG."

Doohan mengambil sisi positif dari insiden Rossi dan Marquez yang justru membuat MotoGP semakin menarik dan disukai. Meskipun, dia menyayangkan bahwa hal ini terlalu dibesar-besarkan media.

"Saya pikir [musim] 2015 sangat fantastis. Ini adalah musim yang hebat untuk olahraga ini secara keseluruhan," sambung Doohan.

"Saya pikir beberapa orang membawa masalah Rossi dan Marquez terlalu jauh. Pada akhirnya, olahraga inilah yang menang. Saya pikir media menang lebih banyak daripada yang diperlukan. Tapi saat masalah ini panas-panasnya banyak orang bilang macam-macam dan melakukan banyak hal namun ini hanyalah balapan." (Info Motogp)